Model pembelajaran Make – A Match (Mencari Pasangan) dikembangkan oleh Lorna Curran (Jumadi,2009). Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan.
Langkah-langkah model pembelajaran Make A Match:
- Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk seri review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban.
- Setiap siswa mendapatkan satu buah kartu.
- Setiap siswa memikirkan jawaban atau soal dari kartu yang dipegang.
- Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya.
- Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin.
- Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapatkan kartu berbeda dan sebelumnya. Demikian seterusnya.
- Penutup (Depdiknas, 2006).
- guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk seri review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
- setiap siswa mendapat satu buah kartu
- tiap siswa memikirkan pasangan yang mempunyai kartu yang dipegang
- setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
- setiap siswa yang yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu yang ditetapkan diberi poin
- setelah satu babak kartu dikocok lagi agar setiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
- kesimpulan.
Kartu tersebut ditempel di karton, agar bentuknya lebih baik dapat ditulis pada kertas berwarna, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk belajar IPS. Setiap siswa mendapat satu buah kartu dan diminta untuk memikirkan jawaban/soal dari karu yang dipegang. Kemudian setiap siswa mencari pasangan yang cocok dengan kartunya. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi point. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar setiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumya, demikian seterusnya. Bila kita cermati cara pembelajaran semacam ini akan melatih siswa untuk selalu berfikir kritis dan selalu berusaha untuk mencari jawaban atas permasalahan dalam pembelajaran. Hal ini sangat sesuai dengan dasar pemikiran yang dikemukakan Jean Piaget tentang teori kontoktivisme (Nurhadi, 2004: 36) yang mengatakan bahwa pengetahuan tumbuh dan berkembang melalui pengalaman. Senada dengan itu, Holil mengemukakan dalam http://pkab.wordpress.com/2008/04/23/teori-belajar-kontruktivisme/: bahwa :
“setiap prinsip yang paling penting dalam psikologi pendidikan adalah bahwa guru tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun diri sendiri pengetahuan di dalam benaknya. Guru dapat memberikan kemudahan untuk proses ini, dengan memberi kesempatan siswa untuk menemukan atau menerapkan ide-ide mereka sendiri, dan mengajar siswa menjadi sadar dan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untutk belajar. Guru dapat memberi siswa anak tangga yang membawa siswa ke pemahaman yang lebih tinggi, dengan catatan siswa sendiri yang harus memanjat anak tangga tersebut”.
Di samping itu kelebihan model pembelajaran ini adalah melatih ketelitian, kecermatan, ketepatan, dan kecepatan. Kekurangan model pembelajaran ini adalah waktu yang cepat dan kurang konsentrasi. Sedangkan kelemahan dari metode ini ialah jika kelas anda termasuk kelas gemuk (lebih dari 30 0rang/kelas) berhati-hatilah. Karena jika anda kurang bijaksana maka yang muncul adalah suasana seperti pasar dengan keramaian yang tidak terkendali. Tentu saja kondisi ini akan mengganggu ketenangan belajar kelas di kiri kanannya. Apalagi jika gedung kelas tidak kedap suara. Tapi jangan khawatir. Hal ini dapat diantisipasi dengan menyepakati beberapa komitmen ketertiban dengan siswa sebelum ‘pertunjukan’ dimulai. Pada dasarnya menendalikan kelas itu tergantung bagaimana kita memotivasinya pada langkah pembukaan. Sedangkan sisi kelemahan yang lain ialah mau tidak mau kita harus meluangkan waktu untuk mempersiapkan kartu-kartu tersebut sebelum masuk ke kelas. Artikel Terkait di Bawah posting
model pembelajaran
- EFEKTIFKAH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DITERAPKAN DI SEKOLAH DASAR?
- Model Pembelajaran Talking Stick
- PENDEKATAN KONSTEKTUAL
- MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN
- Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
- STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI
- Model Pembelajaran Round Club Atau Keliling Kelompok
- Teknik pembelajaran Numbered Heads Together
- Pembelajaran Kooperatif tipe STAD
- KETERAMPILAN MENJELASKAN
- KETERAMPILAN MENGADAKAN VARIASI
- KETERAMPILAN MENGADAKAN VARIASI
- Model Pembelajaran Number head together (NHT)
- apa itu pendekatan kooperatif?
- pendekatan pembelajaran matematika
- RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP TEMATIK) MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE
- Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT
- PENDEKATAN KONSTEKSTUAL
- MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW (Model Tim Ahli)
- MODEL PEMBELAJARAN INSIDE – OUTSIDE – CIRCLE (LINGKARAN BESAR – LINGKARAN KECIL)
pendidikan SD
- EFEKTIFKAH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DITERAPKAN DI SEKOLAH DASAR?
- Kelebihan dan Kekurangan Mesin Absensi Sidik Jari (Fingerprint)
- Pendidikan IPS di Sekolah Dasar
- Model Pembelajaran Talking Stick
- PENDEKATAN KONSTEKTUAL
- MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN
- Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
- Macam-Macam Pendekatan dalam Pembelajaran
- STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI
- Karya Sastra dan Dunia Anak-anak
- SUMBER-SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN
- Peran Seorang Guru
- Kewibawaan Guru untuk Kedisiplinan Siswa
- Karakteristik anak usia SD
- tarian adat banjar anak SD
- contoh rpp dengan model example non example
- Karakteristik Perkembangan anak usia kelas awal SD
- TAHAP PERSIAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK
- PENILAIAN PEMBELAJARAN TEMATIK
- Karakteristik Anak Berkelainan Fisik
- Evaluasi Dalam Pembelajaran Membaca Permulaan
- MODEL PEMBELAJARAN INSIDE – OUTSIDE – CIRCLE (LINGKARAN BESAR – LINGKARAN KECIL)
- PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
0 Responnnnnnn :
Post a Comment
Silakan anda berikan saran atau komentar untuk membangun blog haur gading menjadi lebih baik,, ^^